Presiden Prabowo Tegaskan Tidak Pernah Janji Sumbang USD 1 Miliar untuk Board of Peace

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak pernah berjanji maupun berkomitmen untuk menyumbangkan dana sebesar USD 1 miliar kepada Board of Peace (BoP) — forum internasional yang dibentuk oleh Pemerintah Amerika Serikat terkait upaya rekonstruksi dan perdamaian di Gaza. Pernyataan ini disampaikan dalam dialog dengan jurnalis dan tokoh di Hambalang, Bogor, baru‑baru ini.

Menurut Presiden, tidak ada komitmen keuangan apa pun yang pernah dijanjikan kepada Amerika Serikat atau kepada BoP berkaitan dengan angka tersebut. Indonesia, tegasnya, belum dan tidak terikat pada pembayaran besar apa pun sebagai syarat keikutsertaan dalam forum tersebut.

Pernyataan Prabowo ini merupakan respons terhadap sejumlah narasi dan hoaks yang beredar di media sosial dan platform berita, yang menyebut pemerintah RI diwajibkan membayar USD 1 miliar untuk menjadi anggota atau mendapatkan status keanggotaan permanen di BoP. Pemerintah membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa keanggotaan Indonesia bersifat sukarela, tanpa kewajiban dana seperti yang diklaim.

Lebih jauh dijelaskan bahwa kontribusi Indonesia terhadap Board of Peace bukan berupa pembayaran langsung, tetapi difokuskan pada dukungan dalam bentuk kontribusi pasukan perdamaian untuk membantu situasi di Gaza — bukan sebagai transaksi finansial besar.

Pernyataan ini bertujuan untuk menjernihkan kekhawatiran publik yang sempat muncul terkait potensi beban pembiayaan terhadap anggaran negara apabila Indonesia dipersepsikan telah setuju atau berjanji membayar USD 1 miliar untuk BoP. Pemerintah menyatakan bahwa partisipasi Indonesia se

penuhnya mengikuti prinsip sukarela dan sesuai kebijakan luar negeri nasional

Sumber Gambar: Sekretariat Presiden

Posting Komentar